Olimpiade Sains Kuark (OSK) Print
Friday, 21 September 2012 10:57

Share on Facebook

Membangun Mental Juara dalam Diri Anak

Sejak tahun 2007, Komik Sains Kuark menghadirkan Olimpiade Sains Kuark (OSK), sebuah ajang kompetisi sains berskala nasional yang pada waktu itu dibuka dan dihadiri oleh Prof. Yohanes Surya, Prof. DR. Ing. Wardiman Djojonegoro, Prof. DR. Anwar Arifin (Anggota Komisi X DPR RI), Prof. DR. Ilham Habibie dan beberapa tokoh nasional di sebuah desa kecil di Wori, Manado.

Berdasarkan respon yang luar biasa dari masyarakat maupun kalangan pendidikan nasional serta semangat dan prestasi anak-anak dari berbagai daerah Indonesia, OSK dihadirkan secara tahunan dengan tujuan:
  1. Memberikan fasilitas kepada anak-anak SD/MI se-Indonesia untuk berkompetisi di bidang sains sekaligus memperkenalkan arti sebuah kompetisi, bahwa di dalam hidup situasi menang dan kalah adalah proses yang wajar.
  2. Memupuk semangat juang untuk menjadi yang terbaik sejak usia dini, bahwa untuk meraih mimpi dan mencapai prestasi harus disertai dengan jerih lelah
  3. Membangkitkan rasa percaya diri anak terhadap kemampuan yang mereka miliki. OSK bersifat terbuka untuk semua siswa SD/sederajat tanpa harus menduduki peringkat/rangking di kelasnya, sehingga siapapun bisa ikut berkompetisi tanpa dihantui rasa takut atau minder.
  4. Mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sains di tingkat sekolah, kota, propinsi maupun nasional  
  5. Memacu guru-guru sains untuk memberikan pembekalan yang terbaik bagi anak-anak didik

Babak final OSK dikemas secara khusus dengan bentuk yang menyenangkan sehingga setiap finalis dapat menikmati sebuah kompetisi seru yang asyik, mendidik dan membangkitkan kreativitas. Setelah pelaksanaan ujian, finalis diajak untuk mengikuti berbagai aktivitas seperti kunjungan ke pabrik, istana negara, Pekan Raya Jakarta, atau objek wisata di Jakarta. Pada hari penganugerahan medali OSK, peserta diajak untuk melakukan berbagai aktivitas lapangan yang seru dan menyenangkan seperti belajar bermain angklung dan permainan outbond. Bahkan untuk guru/orang tua pendamping peserta juga disediakan berbagai kegiatan seperti seminar pendidikan dan aktivitas lapangan.

Seperti disampaikan oleh Prof. Yohanes Surya, Ph.D pada Malam Penganugerahan Medali OSK 2008 dan terus ditekankan oleh penyelenggara, yang terpenting bukanlah menang dan kalah. Keberhasilan mencapai final sudah merupakan suat prestasi yang luar biasa karena finalis berhasil menyisihkan puluhan ribu peserta untuk mencapai final. Dengan usianya yang sangat muda, bisa dibayangkan prestasi dan kehebatan yang bisa dicapai oleh anak-anak ini di masa yang akan datang. Merekalah masa depan Indonesia!

Data OSK dari Tahun ke Tahun

Sejak pertama diadakan pada tahun 2007, jumlah peserta OSK terus meningkat hingga pada tahun 2012 telah mencapai 86758 peserta dari 210 kota/kabupaten. Lebih menggembirakan lagi, para peserta ini datang dari seluruh penjuru Indonesia. Bahkan daerah yang bisa disebut terpelosok seperti Pulau Bima, Bawean dan Fak-fak ikut berpartisipasi.


Data Peserta OSK 2007 - 2012

Olimpiade Sains Kuark 2014
Last Updated on Tuesday, 24 September 2013 16:51